Home > INFO MOTOR > Aturan Tentang Knalpot Racing

Aturan Tentang Knalpot Racing


 

Terbitnya Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya yang sudah berlaku efektif pada 2010 ini, disambut bungah sekaligus resah, khususnya pasal 48 ayat 1 dan 3 yang ada beleid baru itu. Pada pasal itu disebutkan, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan – termasuk knalpot, klakson, lampu utama – harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Beberapa kalangan merasa bungah, karena dengan aturan itu nantinya tak akan ada lagi motor dengan knalpot atau klakson segede terompet yang suaranya memekakkan telinga mondar-mandir di jalan. Namun, disamping rasa senang itu juga ada perasaan resah baik di kalangan bengkel motor pembuat knalpot atau penjual klakson maupun diantara para pengguna motor yang tergabung dalam komunitas bikers.

Potensi terjadinya salah tafsir karena tidak adanya acuan yang pasti itu juga diakui oleh Edo Rusyanto, Ketua Independent Bikers Club. Menurutnya, aturan pelaksanaan yang memuat ukuran berapa tingkat kebisingan suara harus merinci ukuran itu untuk setiap tipe mesin motor yang ada. Aturan ini sangat mendesak untuk segera diterbitkan mengingat penggunaan knalpot yang suaranya keras masih marak di jalan.

Sejatinya, aturan tentang ambang batas suara knalpot itu sudah ada yaitu Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup No. 07 Tahun 2009. Hanya saja keberadaannya maupun pelaksanaannya selama ini nyaris tak terdengar. Di aturan ini disebutkan, batas maksimal kebisingan motor bermesin di 80 cc kebawah 80 desibel (dB) dan motor bermesin 80-175 cc, maksimal 90 dB. Sedangkan untuk yang bermesin diatas 175 cc kebisingan tak boleh lebih dari 90 dB.

Sebelumnya Komisaris Besar Firman Santyabudi, Kepala Sub Direktorat Pengkajian Masyarakat Di­rektorat Lalu Lintas Mabes Polri mengakui undang-undang baru ini belum ada peraturan pelaksanaannya. Ia menegaskan, sebelum ada peraturan pelaksanaan itu petugas dilarang untuk menindak. “Tidak boleh asal melakukan penindakan,” ujarnya.

Sumber – tempointeraktif.com

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.